Puisi Pemula - Kenangmalang

02.00

mataku mencatat

bagaimana sepasang matamu
beriringan bak menyabdakan salam
indah nian hingga enggan berlalu
mengukir dalam pikiran

mataku mencatat
massa menampung air mata kita
menyatukan resah dan problema
memburaikannya dalam senyum
membentangkan dada kita
lega

ku teguk gumpalan asap
aroma kopi menyambut elok
dalam meraba kenangan
nikmat, hingga
enggan beristirahat menuai rindu

Kendal, 15 April 2016

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images